Foto-nya di pindah ke Sidebar
Untuk melengkapi postingan sebelum-nya (ada di bawah), saya coba pake slide, supaya lebih ringan waktu browsing (apa iya ya?). Ada sekitar 30 lembar foto2 (asli hasil jepretan sendiri, kecuali yg ada gambarnya saya he..he..) waktu ke hirosaki kemarin.
rencana postingan selanjut-nya masih tentang sakura juga (sakura melulu ya?...maklum setahun sekali nih), kali ini mengambil latar sekolah tempat saya belajar skarang. Tadi udah di Foto, tapi belum diupload.....he..he..
Di jepang, selain di toko, kita juga dapat membeli rokok di "Vending Machine". Ini sangat praktis bagi para perokok. Tetapi di lain pihak, ini juga membuat "under 20", yg seharusnya belum boleh merokok, dapat membeli rokok seenaknya Menurut data yg ada, 83% anak SMA yg suka merokok, membeli rokok lewat vending machine. Soalnya kalo di toko, biasanya gak dikasih sama pelayan-nya. Untuk itu, mulai tahun ini akan diterapkan sistem baru, dimana untuk membeli rokok lewat "vending machine" , perokok (20 tahun ke atas) harus punya kartu khusus. Kartu ini diberi nama TASPO (tobacco access passport). Cara menggunakan- nya, mudah. Masukin duit, pilih rokok nya, terus tinggal mendekatkan kartu tsb ke sensor yang ada di vending machine. Atau kalo gak mau repot, kartu ini juga bisa di charge terlebih dahulu, supaya gak perlu pake acara masukin duit segala. Dengan ini diharapkan, usia 20 tahun ke bawah, bakal susah untuk ikut2an merokok. Kalo make TASPO nya orang tua g...
Komentar
-sabudi-
sabudiprasetyo.blogspot.com
disini cuman ada bunga melati. hik2...