Tolong hargai suara rakyat

Setelah penghitungan suara resmi oleh KPU selesai, keluarlah pasangan SBY-Boediono sebagai pemenang. Mari kita dukung beliau berdua mengabdi untuk rakyat.

Tuntutan dari pihak saingan yang kalah, itu bisa dimaklumi, asal dalam tata cara yang benar. Tetapi memang agak disayangkan, sebab terdengar se-akan2 mereka tidak mau mengakui kekalahan. Bahkan ada permintaan yang super duper aneh dan gak masuk akal, yaitu pemilu diulang, atau jangan ditetapkan dulu presidennya.

Menurut saya, seharusnya pihak yang kalah itu benar2 menyadari bahwa sebagian besar rakyat Indonesia memang ingin SBY-Boediono maju untuk memimpin mereka. Tidak mengakui, atau menghina hasil pemilu, secara tidak langsung berarti menghina/tidak menghargai sebagian besar rakyat yang telah beramai2 memilih SBY-Boediono.

Katanya memihak ke rakyat....tapi kok malah membantah pilihan rakyat. kan aneh...mari kita hargai suara rakyat. ada 60% lebih pemilih yang pengen SBY jadi presiden lagi. Mari kita hargai suara mereka. Mungkin masih ada kesalahan2 di beberapa daerah, tapi mesti kita akui, sebagian besar sudah berjalan dengan baik.

Komentar

Iwan mengatakan…
Saya milih SBY loh...

*ngaku terang2an...*

Dan saya tidak terima kalo suara saya diragukan...lah wong saya emang ndak dibayar buat milih SBY kok...

Anyway, lama ya saya nggak kesini...heheheh...
sachroel mengatakan…
nah itu dia bang Iwan...
harusnya mereka sadar, telah secara tidak langsung menghina sekian puluh juta rakyat indonesia.
Fiz mengatakan…
Ckkk, mungkin mereka lupa makna kata sportivitas. Turut prihatin...

Postingan populer dari blog ini

wa ja`alna minal ma`i kulla syai`in hayyin

Pluto bukan planet lagi

Tumbilotohe, tradisi Gorontalo ratusan tahun.