Kok disebut "lampu merah" ?

Lampu lalu lintas di perempatan jalan, sering kita sebut "lampu merah". Padahal kan, ada kuning dan hijau nya juga. nggak adil dong he..he..he.. bisa aja kan "lampu kuning" atau "lampu hijau".

Kok orang2 nyebut-nya "lampu merah" ? Kira2 kenapa ya?

Kalo menurut saya, itu karna "lampu merah" lebih berkesan daripada "lampu hijau" atau "lampu kuning". Maksud saya begini sodara2....

Kalo kita lagi naik motor atau mobil, pas ketemu "lampu merah, kita harus berhenti (kadang2 yg belok kiri gak termasuk)". Walaupun lagi buru2...tetap harus berhenti (khusus yang patuh hi..hi..). Ini yang membuat "lampu merah" itu berkesan bagi orang2 terutama pengguna jalan. Untuk lampu hijau atau kuning kita kan gak perlu berhenti, berarti hampir sama dengan kondisi "gak ada". Ini yg membuat lampu warna hijau dan kuning menjadi tidak/kurang berkesan.

Nah bagaimana menurut anda? Ada pendapat lain?

Komentar

Eucalyptus mengatakan…
Iya ya, kenapaaaah??? Yuk kita protes rame2 terhadap ketidakadilan penyebutan warna ini... hue he he he...
Tapi aku juga baru kepikiran tuh... he he, diem2 kamu ini sering merenung ternyata...
Rezki mengatakan…
emm..jadi,,kesimpulannya..
ROe mengatakan…
iya juga yah roel.. kenapa yah.
Rystiono mengatakan…
Kalo aku, biasa nyebutnya trepik laik...alias traffic light.

Jadi adil kan, ndak nyebutin warna. Karena orang-orang pada sensitif warna sekarang...

Ada merah, kuning dan hijau...eh..di tempatku yang menang biru...hehehehee...
reza mengatakan…
baru terpikirkan nih
Bapaknya Lanang mengatakan…
Lho ini kan soal yg enak dan gak enak saja. Dan hanya org gila saja yg brani melanggar lampu ijo dg cara brenti. Dan melanggar lampu kuning jelas bingung definisinya. Sedangkan lampu merah inilah yg paling beda. Maka wajarlah ia mendapat hak lebih dibanding lampu lain.

Apa perlu dibahas secara psikologi? Waduh!

Om, kapan nengok Lanang lagi?
Adite mengatakan…
bener banget...
kenapa orang nyebutnya lampu merah.. karena klo dapet pas di merah pasti pada "Kampret Lampu Merah!!!"

ga pernah khan klo dapet lampu ijo bilangnya "Kampret kena Lampu IJO"

wekekeke
Didiet mengatakan…
kenapa ya..mikir juga deeee
NanTo mengatakan…
Mungkin untuk mendoktrin kita supaya lebih aware ketika lampu merah menyala. Tapi iya juga sih,,kira2 apa mksud sebenernya ya??hehehe..

Udah lama nih ga mampir ke blog ini,,maap baru sekarang sempet mampir..:D
Alex mengatakan…
betul juga tuh analisa mas sachroel...tapi lampu merah itukan istilah orang awam...sebetulnya namanya "Traffic light"

btw, pa khabar skarang neh mas ? sehat?
rhein fathia mengatakan…
merah... mungkin yang mencetuskan itu sadis. merah warna darah..
fantasyforever mengatakan…
Baru tau nih. nice info.
yd_gobel mengatakan…
Logika yang bagus Roel...
nice Explanation...
begitulah yg terjadi di masyrakat, selalu nrima ajah, tanpa tau sebab dan dalil nya...

Hidup Merah

loh *lari............
`.¨☆¨geLLy¨☆¨.´ mengatakan…
teryata arul memikir yg jitu... cuka meREnung,.. ^_^
Brillie mengatakan…
Out Of Topic: I just want to say... HAPPY NEW YEAR 2009!!!
Fiz mengatakan…
Kalo orang Jawa biasa nyebut lampu "BANGJO" singkatan dari ABANG=merah dan IJO=hijau. Tapi tetep sih, kuningnya ditinggal. Kurang berkesan kali daripada yang abang sama yang ijo...!!!! :D
Dimaz mengatakan…
sama aja kayak kita bilang "naek busway", padahal harusnya naek "transjakarta"...gitu, di indonesia banyak salah kaprah jadi kebiasaan rul, hehehe....gak kayak di jepang sono,,,
soulharmony mengatakan…
Undangan untuk rekan2 blogger. KalSel punya event besar ARUH BLOGGER 2009 akses di (http://aruhblogger.com). sampaikan kepada rekan2 blogger lainnya

thanks

chandra
CP : 05117718393, 05119044028, 085251534313, 081952954056
bunda lanang mengatakan…
hehehe... waktu kecil pernah nanya soal ini ke ortu. karena nda jawaban yang memuaskan tanya ke guru, tapi jawabannya sama saja :
"karena dari nenek moyang itu sudah disebut lampu merah"

trus ane tanya lagi :
"emang jaman nenek moyang duluw sudah ada lampu merah? soalnya ika taunya nenek moyang itu kan pelaut dan di laut tidak ada lampu merah"

8-| semuanya diam.....

Postingan populer dari blog ini

wa ja`alna minal ma`i kulla syai`in hayyin

Pluto bukan planet lagi

Tumbilotohe, tradisi Gorontalo ratusan tahun.